Batam, Topiknusantara.com,- Aktivitas cut & fill di kawasan PT Dharma Sentosa Marindo, Tanjung Uncang, Batu Aji, Batam, menuai sorotan masyarakat. Kegiatan pengerukan dan pengangkutan tanah tersebut diduga digunakan sebagai material timbunan reklamasi untuk proyek PT LA Engineering.
Pantauan di lokasi pada Rabu (20/05/2026), sejumlah dump truck tampak keluar masuk kawasan perusahaan membawa material tanah dalam jumlah besar. Aktivitas tersebut diduga telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir.
Selain lalu lintas kendaraan berat yang cukup padat, masyarakat juga mengeluhkan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Saat hujan, kondisi jalan disebut berubah menjadi berlumpur dan licin, sementara ketika cuaca panas debu beterbangan hingga mengganggu pengguna jalan dan warga sekitar.
Saat dikonfirmasi wartawan, pihak security perusahaan membenarkan adanya aktivitas tersebut dan menyebut kegiatan itu telah memiliki izin resmi.
“Benar bang, izinnya resmi. Tapi lebih jelasnya silakan tanya ke BP Batam atau ke kontraktornya Pak Aseng,” ujar security.
Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak BP Batam maupun pihak kontraktor yang disebut belum memberikan penjelasan resmi terkait legalitas kegiatan, izin lingkungan, maupun tujuan akhir material yang diangkut tersebut.
Salah seorang sumber juga menyebut Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepri dikabarkan pernah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Katanya Krimsus Polda Kepri juga sudah pernah ke sini dan izin sudah diperlihatkan,” ujar sumber.
Meski demikian, wartawan masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak Krimsus Polda Kepri guna memastikan informasi tersebut.
Masyarakat berharap instansi terkait dapat lebih terbuka dan memastikan seluruh aktivitas cut & fill maupun reklamasi berjalan sesuai aturan serta tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.Red

